Translate

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutch RussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

20101021

Khasiat Madu

Madu Merupakan komoditas yang sudah dikenal sejak zaman Babylonia, Assyria, Persia, India, Mesir, Yunani dan Romawi. Dengan Madu pula untuk pertama kalinya manusia menggunakan pemanis. Penggunaan Madu sebagai pemanis mulai berkurang ketika dikenalkan gula dari tebu pada pertengahan abad ke-19.

Madu dihasilkan oleh serangga jenis Apis Mellifera dalam sarang lebah sebagi cadangan makanan pada musim dingin. Madu dihasilkan dari nektar bunga. Serangga jenis lain pun menghisap bunga, namun pada lebah, nektar yang dihisap diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan madu.

Dalam Madu Terkandung  1.600 kalori, nyaris mendekati gula tebu (1.800 kalori) dan kurma adalah satu-satunya panganan yang mampu mengalahkan kandungan gula dan madu. walaupun madu menghasilkan energi lebih sedikit dari gula, namun madu lebih unggul dalam kandungan Nutrisinya.

  • mengandung Gula alami yang terdiri dari fruktosa (38%), glukosa (31%), maltosa (7.3%), sukrosa (1.3%), dan gula lainnya (1.5%).
  • Gula dalam Madu umumnya berupa gula sederhana karena sudah dibantu pemecahannya oleh lebah sehingga madu lebih mudah diserap sistem pencernaan.
  • Madu mengalami penyusutan kandungan air (18%) sehingga mampu menekan pertumbuhan mikroorganisme, sehingga untuk ketahanannya tidak harus menggunakan bahan pengawet (keculai madu campuran / palsu).
  • mengandung Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B8, B9, C, D, E dan K.
  • Mineral berupa Kalsium
  • Zat Besi
  • Magnesium
  • Mangan
  • kalium
  • sulfur
  • Fosfor
  • Asam amino


Popular Posts

Blog Archive

 
© Copyright 2035 INFO HERBAL
Theme by Info Herbal